gadisku yang cantik, kau masih terlalu kecil dengan keadaanmu yang seperti ini, gadis kecilku kau adalah orang yang sangat didambakan oleh semua orang, semua ingin memilikimu. gadisku yang begitu cantik dan lucu tidaklah engkau menutup auratmu ? tutuplah auratmu sayang aku tak tega melihatmu seperti itu aku hanya mengingatkan saja sayang, sayang andai engkau tau apa yang terjadi dengan dirimu yang sesungguhnya sangatlah malang nasibmu disana, aku hanya bisa mendo'akanmu semoga bahagia disana.
Sabtu, 30 April 2016
Kamis, 07 April 2016
HATI TUANKU
Bagaimana perasaanmu saat ini tuan ?
sedih,bahagia,biasa saja seperti hari-hari yang lain ?
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti teh yang membuat tubuh menjadi rileks dalam memulai hari, ia tetap tampil elegan meski sejatinya terasa pahit.
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti kopi yang membantu tubuh tetap terjaga, ia juga menyimpan pekat jika diminum tanpa gula.
Tuan nikmati keseharianmu saat ini karna manusia tak pernah tau berapa sisa umurnya.
Tuan nikamtilah hidup ini dengan rasa syukur seperti engkau menikmati secangkir teh pada pagi hari yang perlahan menenangkan hati tuan.
Tuan nikmatilah hidup ini dengan penuh keihklasan seperti engkau menyeruput seteguk kopi hangat pada malam hari yang mengurangi beban pikiran yang sedari tadi tertahan.
kamis,07-04-16
Universitas Muhammadiyah Malang kampus II
sedih,bahagia,biasa saja seperti hari-hari yang lain ?
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti teh yang membuat tubuh menjadi rileks dalam memulai hari, ia tetap tampil elegan meski sejatinya terasa pahit.
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti kopi yang membantu tubuh tetap terjaga, ia juga menyimpan pekat jika diminum tanpa gula.
Tuan nikmati keseharianmu saat ini karna manusia tak pernah tau berapa sisa umurnya.
Tuan nikamtilah hidup ini dengan rasa syukur seperti engkau menikmati secangkir teh pada pagi hari yang perlahan menenangkan hati tuan.
Tuan nikmatilah hidup ini dengan penuh keihklasan seperti engkau menyeruput seteguk kopi hangat pada malam hari yang mengurangi beban pikiran yang sedari tadi tertahan.
kamis,07-04-16
Universitas Muhammadiyah Malang kampus II
Jumat, 04 Maret 2016
KAU MERINDU ?
kau merindukan gadis kecil ini ?
senyumku melebar saat aku melihat ponsel dikala pagi,
pesan singkat yang kau tulis itu
entah disengaja atau tidak akupun tak memperdulikan itu
seseorang yang tampan menawan
masih bisakah merindukan gadis kecil yang tak mudah berpenampilan.
ya senyumku melebar,
kau merindukan aku
aku mengakui itu.
senyumku melebar saat aku melihat ponsel dikala pagi,
pesan singkat yang kau tulis itu
entah disengaja atau tidak akupun tak memperdulikan itu
seseorang yang tampan menawan
masih bisakah merindukan gadis kecil yang tak mudah berpenampilan.
ya senyumku melebar,
kau merindukan aku
aku mengakui itu.
Minggu, 28 Februari 2016
1,,,,2,,,,3,,,
AKULAH SANG HUJAN
akulah rintik air yang menetes dimendung langit
membawa bau yang menyegrkan paru-paru
akan kubuat nyaman di hembusan angin
yang lembut membawa sajak kalbu
mengingatkan masa lalu yang hilang
SAJAK TERAKHIR
masih tentangmu
sang inspirasi nyata
entah berapa cinta tertulis
dan sajak terangkai
mungkin takkan bosan
tapi aku harus berhenti
tintaku hampir habis ini aksara penutup
meski lautku tak jua surut
biarlah kurendam sendiri
karena usai ini
kertasku tak lagi berisi tentangmu
PUISI
pelangiku ialah engkau
indahnya hilang bersama awan
bintang jua dirimu
kemerlap jauh di atas sana
tintaku memang habis
tapi kau adalah aksara
terus melayang dalam fikiran
karena puisi ialah engaku
akulah rintik air yang menetes dimendung langit
membawa bau yang menyegrkan paru-paru
akan kubuat nyaman di hembusan angin
yang lembut membawa sajak kalbu
mengingatkan masa lalu yang hilang
SAJAK TERAKHIR
masih tentangmu
sang inspirasi nyata
entah berapa cinta tertulis
dan sajak terangkai
mungkin takkan bosan
tapi aku harus berhenti
tintaku hampir habis ini aksara penutup
meski lautku tak jua surut
biarlah kurendam sendiri
karena usai ini
kertasku tak lagi berisi tentangmu
PUISI
pelangiku ialah engkau
indahnya hilang bersama awan
bintang jua dirimu
kemerlap jauh di atas sana
tintaku memang habis
tapi kau adalah aksara
terus melayang dalam fikiran
karena puisi ialah engaku
Sabtu, 27 Februari 2016
FROZEN
Lihatlah aku
Mataku sudah gelap
Hatiku sudah beku
Kepedulianku sudahku tutup
jangan khawatir jika bertemu
Karena tanganku sudah dingin,
Dan kau boleh mempertahankan EGOMU
Mataku sudah gelap
Hatiku sudah beku
Kepedulianku sudahku tutup
jangan khawatir jika bertemu
Karena tanganku sudah dingin,
Dan kau boleh mempertahankan EGOMU
Minggu, 31 Januari 2016
kerinduan dihati yang penuh misteri
Memendam kerinduan bagaikan tembok bendungan yang menahan air di dalamnya, begitu berat rasa ini untuk ditahan, seakan-akan meemikul dua gununung kembar di kedua bahu laksana seekor semut yang membawa beban seberat bumi. Kerinduan yang tak terungkap berpotensi menghasilkan letusan seperti gunubg berapi dan bisa menjadi tsunami yang siap membanjiri daratan. Kerinduan yang terpendam menyisakan ruang rindu yang tak terbatasi tempatnya. Kerinduan memberikan kenikmatan sekaligus rintihan yang berarti saat seseorang benar-benar ingin bertemu dengan orang yang di rindukan.kesenjangan anatara harapan dan kenyataan yang harus dirasakan menimbulkan banyak permasalahan dalam cinta. Keinginan untuk bertemu dihadapkan dengan kenyataan harus menunggu terus menunggu tanpa ada kepastian. Rasa rindu yang terus menjejali ruang hatu akan semakin mengembang dan mencari celah untuk meletuskannya,ia bisa menggetarkan jiwa-jiwa dan menggoyangkan hati bak gempa cinta yang melanda. Sungguh dahsyatnya misteri hati yang dilanda rindu.
Kamis, 14 Januari 2016
Menatap Kepergian Dirimu
Malam itu bercucuran sudah air mata ini tangisimu yang pergi dari diriku, aku menatap meratap menangis sedih atas kepergianmu, tak ada lagi yang bisa menentramkan hati ini lagi, terbayang saat bersamamu melewati masa terindah, memenjamkan mata sejenak untuk memikirkanmu namun aku tak sanggup lagi, tiada lagi bait yang indah terdengar merdu terucap merayu menyanjungku lagi, pernahku mencoba tuk sembunyi namun senyummu tetap saja mengikuti, aku masih merasakan kamu ada disaat aku sedih senang, rasanya dirimulah yang ada di hati ini, terlalu cepat dirimu meninggalkan diriku dalam kehidupanku, mataku ini telah lama ingin menatapmu lagi, datanglah sekejap saja di hadapanku. aku adalah seorang wanita yang bisa meratap menangisi cintaku sendiri. isakan tangis seorang pecinta sejati hanya untuk menatap kepergian dirimu ? ini sungguh bodoh. apakah salah jika aku menyintaimu, apakah aku salah jika engkau ternyata pilihan hati belahan jiwaku ini, kepergianmu hanya membuat hati ini rapuh...!!!
Langganan:
Postingan (Atom)