Kamis, 13 Oktober 2016
Senin, 10 Oktober 2016
DIAMKU
Diam adalah kemarahanku
Diamku saat bibir ini malas untuk bercakap
Diamku saat lidah itu beku ditelan amarah
Diam dalam ruang pribadiku
Namun diam adalah caraku menjagamu
Karena aku tahu, menjaga adalah untuk seseorang tetap nyaman
Aku diam, karena aku ingin kau tetap nyaman
Aku ingin berhak untuk ada
Menjadi tempat sandaranmu, teduh dan menyejukkan
Dalam diam
Aku akan selalu ada, dan tinggallah dalam hatiku,air mataku,
aliran darahku,dan dalam ingatanku.
Senin, 26 September 2016
Mengenalmu
Aku bahagia pada hari dimana kita pernah berjanji untuk bertemu. lucu memang, bahagia bukan kepalang, akan bertemu dengan kamu. semua hal datang secara tiba-tiba. tapi nyatanya ? aku masih dengan kebiasaanku, menunggu kabar darimu tanpa pernah mengabarimu terlebih dahulu.
Aku dengan perasaan terimakasih kau telah memilihku dan memberi kepercayaan terhadapku, terimakasih karena masih mau memberikan sisa waktu yang kau punya dalam setiap harinya, aku yakin waktu masih bersamaku, selagi masih bisa aku akan terus membuatmu selalu nyaman.
Selamanya...
selama mengenalmu, mengenalmu adalah satu hal yang selalu membuatku menjadi lebih positif dalam menjalani hidup ini, mengenalmu selalu mengajarkanku bahwa untuk bisa mendapatkan seseorang sepertimu, aku harus bisa memantaskan diriku terlebih dahulu. kau yang begitu kuat, pantang menyerah, selalu memikirkan masa depanmu. kebaikanmu selalu membuatku terpicu untuk bisa sepertimu.
Aku menginginkan kamu yang menginginkan aku dengan yakin. bukan semata untuk mengisi kekosongan hatiku secara semata. karna aku tau hati ini bukan permainan masuk keluarnya seseorang.
Kumohon kamu mengerti kesungguhan hati ini, jangan merasa kesal dengan kesungguhanku untuk bersamamu, aku menghargai kesungguhanmu dan kuharap kamupun menghargai kesungguhanku. ketika kata janji terucap untuk selalu melakukan hal yang baik. tapi seringkali esok kembali lupa, lupa atas janji yang terucap. karenanya kuatkan hati ini untuk terus berada dalam lindungan-Nya, semoga lupa tidak kembali datang. karena aku menyayangimu dalam lindungan-Nya.
Sabtu, 30 April 2016
GADIS KECIL
gadisku yang cantik, kau masih terlalu kecil dengan keadaanmu yang seperti ini, gadis kecilku kau adalah orang yang sangat didambakan oleh semua orang, semua ingin memilikimu. gadisku yang begitu cantik dan lucu tidaklah engkau menutup auratmu ? tutuplah auratmu sayang aku tak tega melihatmu seperti itu aku hanya mengingatkan saja sayang, sayang andai engkau tau apa yang terjadi dengan dirimu yang sesungguhnya sangatlah malang nasibmu disana, aku hanya bisa mendo'akanmu semoga bahagia disana.
Kamis, 07 April 2016
HATI TUANKU
Bagaimana perasaanmu saat ini tuan ?
sedih,bahagia,biasa saja seperti hari-hari yang lain ?
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti teh yang membuat tubuh menjadi rileks dalam memulai hari, ia tetap tampil elegan meski sejatinya terasa pahit.
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti kopi yang membantu tubuh tetap terjaga, ia juga menyimpan pekat jika diminum tanpa gula.
Tuan nikmati keseharianmu saat ini karna manusia tak pernah tau berapa sisa umurnya.
Tuan nikamtilah hidup ini dengan rasa syukur seperti engkau menikmati secangkir teh pada pagi hari yang perlahan menenangkan hati tuan.
Tuan nikmatilah hidup ini dengan penuh keihklasan seperti engkau menyeruput seteguk kopi hangat pada malam hari yang mengurangi beban pikiran yang sedari tadi tertahan.
kamis,07-04-16
Universitas Muhammadiyah Malang kampus II
sedih,bahagia,biasa saja seperti hari-hari yang lain ?
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti teh yang membuat tubuh menjadi rileks dalam memulai hari, ia tetap tampil elegan meski sejatinya terasa pahit.
Tuan jadikanlah keseharianmu seperti kopi yang membantu tubuh tetap terjaga, ia juga menyimpan pekat jika diminum tanpa gula.
Tuan nikmati keseharianmu saat ini karna manusia tak pernah tau berapa sisa umurnya.
Tuan nikamtilah hidup ini dengan rasa syukur seperti engkau menikmati secangkir teh pada pagi hari yang perlahan menenangkan hati tuan.
Tuan nikmatilah hidup ini dengan penuh keihklasan seperti engkau menyeruput seteguk kopi hangat pada malam hari yang mengurangi beban pikiran yang sedari tadi tertahan.
kamis,07-04-16
Universitas Muhammadiyah Malang kampus II
Jumat, 04 Maret 2016
KAU MERINDU ?
kau merindukan gadis kecil ini ?
senyumku melebar saat aku melihat ponsel dikala pagi,
pesan singkat yang kau tulis itu
entah disengaja atau tidak akupun tak memperdulikan itu
seseorang yang tampan menawan
masih bisakah merindukan gadis kecil yang tak mudah berpenampilan.
ya senyumku melebar,
kau merindukan aku
aku mengakui itu.
senyumku melebar saat aku melihat ponsel dikala pagi,
pesan singkat yang kau tulis itu
entah disengaja atau tidak akupun tak memperdulikan itu
seseorang yang tampan menawan
masih bisakah merindukan gadis kecil yang tak mudah berpenampilan.
ya senyumku melebar,
kau merindukan aku
aku mengakui itu.
Minggu, 28 Februari 2016
1,,,,2,,,,3,,,
AKULAH SANG HUJAN
akulah rintik air yang menetes dimendung langit
membawa bau yang menyegrkan paru-paru
akan kubuat nyaman di hembusan angin
yang lembut membawa sajak kalbu
mengingatkan masa lalu yang hilang
SAJAK TERAKHIR
masih tentangmu
sang inspirasi nyata
entah berapa cinta tertulis
dan sajak terangkai
mungkin takkan bosan
tapi aku harus berhenti
tintaku hampir habis ini aksara penutup
meski lautku tak jua surut
biarlah kurendam sendiri
karena usai ini
kertasku tak lagi berisi tentangmu
PUISI
pelangiku ialah engkau
indahnya hilang bersama awan
bintang jua dirimu
kemerlap jauh di atas sana
tintaku memang habis
tapi kau adalah aksara
terus melayang dalam fikiran
karena puisi ialah engaku
akulah rintik air yang menetes dimendung langit
membawa bau yang menyegrkan paru-paru
akan kubuat nyaman di hembusan angin
yang lembut membawa sajak kalbu
mengingatkan masa lalu yang hilang
SAJAK TERAKHIR
masih tentangmu
sang inspirasi nyata
entah berapa cinta tertulis
dan sajak terangkai
mungkin takkan bosan
tapi aku harus berhenti
tintaku hampir habis ini aksara penutup
meski lautku tak jua surut
biarlah kurendam sendiri
karena usai ini
kertasku tak lagi berisi tentangmu
PUISI
pelangiku ialah engkau
indahnya hilang bersama awan
bintang jua dirimu
kemerlap jauh di atas sana
tintaku memang habis
tapi kau adalah aksara
terus melayang dalam fikiran
karena puisi ialah engaku
Langganan:
Postingan (Atom)